Robert Penn Warren: Menemukan Ide Itu Mudah, Yang Susah Menulisnya

Robert Penn Warren

INSPIRASI
July 25, 2026

Robert Penn Warren: Menemukan Ide Itu Mudah, Yang Susah Menulisnya

Aku selalu mengingat tanggal, tempat, ruangan, jalan, ketika pertama kali aku menemukannya.


Foto Penulis BY MARLINA SOPIANA

Sesuatu yang kubaca atau kulihat menetap di kepalaku selama lima atau enam tahun. Aku selalu mengingat tanggal, tempat, ruangan, jalan, ketika pertama kali aku menemukannya.[1] Misalnya. World Enough and Time, aku dan Katherine Anne Porter kami berdua di Library of Congress sebagai Fellows.

Kami berada di bangku gereja yang sama, memiliki kantor yang bersebelahan. Dia datang masuk suatu hari dengan sebuah pamflet, pengadilan bagi Beauchamp untuk pembunuhan terhadap kolonel Sharp. Dia mengatakan “Ya, Red, kau sebaiknya membaca ini.” Begitulah. Aku membacanya selama lima menit. Tetapi aku menghabiskan enam tahun membuat bukunya. Buku apa pun yang kutulis dimulai dengan sekelebat namun menghabiskan banyak waktu untuk mewujud. Semua versi pertamamu ada di kepalamu jadi pada saat akhirnya kau duduk untuk menulis kau memiliki sejumlah baris yang dikembangkan di kepalamu.[2]



[1] Robert Penn Warren adalah seorang penyair, novelis, kritikus sastra, dan profesor di Universitas Yale asal Amerika. Ia adalah salah satu pendiri Kritik Baru. Ia juga merupakan anggota pendiri Fellowship of Southern Writers. Ia mendirikan jurnal sastra The Southern Review bersama Cleanth Brooks pada tahun 1935.

[2] Letter form the Editor: Majalah The Paris Review (2018) secara ekslusif menerbitkan The Writer’s Chapbook, sebuah jilid buku yang berisi intisari-intisari dari rentetan wawancara dengan pengarang-pengarang yang muncul di majalah tersebut sejak tahun 1953. Apa yang ditulis kemudian adalah diskusi-diskusi para pengarang tentang proses awal dari dunia kreatif dan menulis mereka, pengecambahan sebuah puisi, atau sebuah karya fiksi. “Inspirasi” menjadi garis besar dalam rangkuman dari intisari pemikiran para pengarang dunia tentang proses kreatif dan bagaimana mereka menulis pada mulanya. Galeri Buku Jakarta memuat lebih utuh Inspirasi pengarang dunia ini dalam buku “Memikirkan Kata” (2019)

Marlina Sopiana
MARLINA SOPIANA

Neque laborum est voluptas nihil nesciunt voluptas. Officia nisi quia dolorem nisi praesentium ut debitis. Repellendus deleniti in quia at eveniet dolorem sequi eius.