Puisi Rizka Nur Laily Muallifa

Foto Penulis
GALERI BUKU JAKARTA, A NEWS WRITER FOR THE CUT WHO COVERS POP CULTURE AND CELEBRITY.
JUL. 24, 2026
Main Image
Photo-Illustration: Vulture; Photos: Publisher

Percetakan


Presiden menanam padi

 Di atas kertas seluas 300.000 hektar[1]

 

Bojonegoro, 2020

 

Segelas Susu Putih di Meja


Kita merangkum kota

dalam segelas susu putih hangat

di atas meja di bawah atap

yang ketika hujan tiba jadi bocor

di sebuah warung makan Kuningan

di dekat kampus

 

Saat itu, hati kita sudah tidak baik-baik saja

Hanya, aku terlalu sedih mengakuinya

 

Kamu mengemudikan cerita menuju kota tua

Ada kenang-kenangan tangguh di sana

 

Termos kopi bekerja sampai hari larut

Menuang kebutuhan sasetan

ke gelas-gelas plastik

yang susah masuk daftar kenangan para turis

 

Sekian bibir cakap

dan tangan-tangan terampil jualan itu

Adalah gelombang urbanisasi dari pulau asin

Puluhan tahun silam

 

Setahun sebelum kuliah

Kamu sempat mengasuh pundak yang keras

di antara wig-wig terjuntai

di hari lepas malam

 

Mereka bersulang tawa

Di sampingnya, kamu menunggu dua tiga pembeli

Sudi merebus panas terakhir dari termos

 

Bojonegoro, 2020

 

Kota Air


Jakarta adalah rongga-rongga air

yang tak pernah kehausan

Dikandungnya rombongan orang udik

yang datang demi menumpang hidup seperlunya

 

Telah berpuluh ratus kalender tersobek

Bangun dan lelap mereka air

Banjir disilakan datang kapan saja

Orang-orang itu tak hendak mengumpat

 

Hanya bermohon diri

supaya air naik cukup di pelataran

bila sudi tak perlu masuk ke dalam

 

Bojonegoro, 2020

 

Tidak Ada Hotel di TIM


Di samping gedung teater

Kita membeli janji tuan Chairil

Dengan karangan bunga beraneka rona

Setelah melepuh jarak sekian bus kota

Dengan tujuan utama melamar kerja

 

Tuan tak berhenti merokok dan membaca puisi

Sampai harin hanya tersisa untuk tidur

Di hadapannya, pelamar kerja membungkam kantuk dengan pertahanan redup

Selembar tiket bus mengganjal di saku celana

 

Bojonegoro, 2020

 

Kota Kelapa


Dari empat penjuru

Kota berwarna kelapa

Muda dan menyegarkan

 

Dari kejauhan

Orang-orang mengencangkan mimpi di dahinya

Menanggalkan kamus pertanian yang makin turun harganya

 

Bojonegoro, 2020

 



[1] Rizka Nur Laily Muallifa penyair aktif di Diskusi Kecil Pawon Surel: muallifa13@gmail.com, saat ini tinggal di Umbulharjo, Kota, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta (55161)


Galeri Buku Jakarta

GALERI BUKU JAKARTA

Ex sunt numquam aperiam voluptates aliquid ut consequatur. Quia consequuntur dolor deserunt consequatur quia incidunt. Non nihil voluptate exercitationem error quibusdam. Quisquam dignissimos quis architecto adipisci. Rerum nihil animi nihil officiis eius quia molestias.