Rahasia Kata-kata
Tentu saja, aku juga menulis untuk memenuhi tenggat waktu, tapi itu bukan benar-benar menulis.
BY EDITORIAL TEAM GBJ
Mari menyebutnya embullo,[1]
sebuah kata dari bahasa Kuba yang berarti kemurahan hasrat, sebuah cara khusus
yang anggun untuk menaiki gerbong-gerbong musik pikiran. Aku menulis setiap
kali hantu suci itu membisikkan kata-kata manis ditelingaku. Tentu saja, aku
juga menulis untuk memenuhi tenggat waktu, tapi itu bukan benar-benar menulis.
Terkadang kata-kata datang hanya karena aku duduk di di hadapan mesik ketik. –Guillermo Cabrera Infante[2]
[1] Letter
form the Editor: Majalah The Paris Review (2018) secara ekslusif menerbitkan The Writer’s Chapbook, sebuah jilid buku
yang berisi intisari-intisari dari rentetan wawancara dengan
pengarang-pengarang yang muncul di majalah tersebut sejak tahun 1953. Apa yang
ditulis kemudian adalah diskusi-diskusi para pengarang tentang proses awal dari
dunia kreatif dan menulis mereka, pengecambahan sebuah puisi, atau sebuah karya
fiksi. “Inspirasi” menjadi garis besar dalam rangkuman dari intisari pemikiran
para pengarang dunia tentang proses kreatif dan bagaimana mereka menulis pada
mulanya.
[2] Guillermo
Cabrera Infante adalah seorang novelis , esais , penerjemah , penulis
skenario , dan kritikus Kuba ; pada tahun 1950-an ia menggunakan nama samaran G.
Caín , dan menggunakan Guillermo Cain untuk
skenario film klasik kultus Vanishing Point (1971). Cabrera
Infante, yang pernah menjadi pendukung politik Fidel Castro , mengasingkan diri ke London pada
tahun 1965. Ia paling dikenal karena novelnya Tres tristes tigres (secara
harfiah: "tiga harimau sedih", yang diterbitkan dalam bahasa Inggris
sebagai Three Trapped Tigers ), yang telah dibandingkan secara
positif dengan Ulysses karya James
Joyce . Ia Lahir di Gibara di bekas Provinsi Oriente Kuba (sekarang
bagian dari Provinsi Holguín ), pada tahun 1941 ia pindah
bersama orang tuanya ke Havana , yang akan menjadi latar hampir semua tulisannya
selain karya-karya kritiknya. Orang tuanya adalah anggota pendiri Partai Komunis Kuba . Awalnya ia berniat menjadi
seorang dokter, tetapi meninggalkannya demi menulis dan kecintaannya pada dunia
perfilman. Mulai tahun 1950, ia belajar jurnalisme di Universitas Havana . Di bawah rezim Batista ia
ditangkap dan didenda pada tahun 1952 karena menerbitkan sebuah cerita pendek
yang mengandung beberapa kata-kata kasar dalam bahasa Inggris. Penentangannya
terhadap Batista kemudian membuatnya dipenjara dalam waktu singkat. (Wikipedia)
Galeri Buku Jakarta selalu memiliki misi ganda: untuk mempromosikan penulis yang paling menarik dan untuk mendukung pembaca yang ambisius dan ingin tahu. Kisah-kisah itu penting dan membawa para pembaca pada kedalaman dan kebermaknaan.