Truman Capote: Idemu akan Selalu Menghantuimu
Suatu masa aku terbiasa menyimpan buku-buku catatan dengan kerangka cerita. Tapi aku mendapati entah bagaimana hal ini mematikan ide dalam imajinasiku.
BY GALERI BUKU JAKARTA
Aku selalu mempunyai ilusi bahwa keseluruhan dari sebuah cerita, permulaannya dan bagian pertengahan dan bagian akhir, terjadi secara simultan dalam pikiranku—ketika aku melihatnya dalam sekejap. Tetapi ketika mengerjakannya, menuliskannya, kejutan-kejutan yang tak berhingga terjadi. Puji Tuhan, karena kejutan, pelintirannya, frasa-frasa yang muncul begitu saja diwaktu yang tepat, adalah keuntungan yang tak terduga, dorongan kecil yang menyenangkan yang membuat penulis terus bekerja.
Suatu masa aku terbiasa menyimpan buku-buku catatan
dengan kerangka cerita. Tapi aku mendapati entah bagaimana hal ini mematikan
ide dalam imajinasiku. Jika gagasannya cukup baik, jika itu benar-benar
milikmu, kau tak akan bisa melupakannya… ia akan menghantuimu sampai kau
menuliskanya.[1]
[1] Letter form the Editor:
Majalah The Paris Review
(2018) secara ekslusif menerbitkan The Writer’s Chapbook,
sebuah jilid buku yang berisi
intisari-intisari dari rentetan wawancara dengan pengarang-pengarang yang
muncul di majalah tersebut sejak tahun 1953. Apa yang ditulis kemudian adalah
diskusi-diskusi para pengarang tentang proses awal dari dunia kreatif dan
menulis mereka, pengecambahan sebuah puisi, atau sebuah karya fiksi.
“Inspirasi” menjadi garis besar dalam rangkuman dari intisari pemikiran para
pengarang dunia tentang proses kreatif dan bagaimana mereka menulis pada
mulanya.
Galeri Buku Jakarta selalu memiliki misi ganda: untuk mempromosikan penulis yang paling menarik dan untuk mendukung pembaca yang ambisius dan ingin tahu. Kisah-kisah itu penting dan membawa para pembaca pada kedalaman dan kebermaknaan.