Temu Rumah
JUL. 10, 2026
Photo-Illustration: Vulture; Photos: Publisher
Aku tidak tahu
sejak kapan.
Barangkali,
semuanya memang tidak pernah dimulai
oleh satu hari yang bisa diingat.
Kau datang
seperti siapa saja.
Tak membawa hal yang luar biasa,
tak pula menjanjikan apa-apa.
Lalu waktu,
dengan caranya yang pelan,
mengubah yang biasa
menjadi kehilangan
jika tak lagi ada.
Aku mulai menunggu
hal-hal yang tak pernah kuminta.
Sebuah kabar.
Sebuah tawa.
Atau sekadar namamu
yang muncul di antara riuh hari.
Aku tidak pernah berniat
menjadikanmu tujuan.
Namun langkah ini,
entah bagaimana,
selalu menemukan jalan
ke arahmu.
Barangkali memang begitu
cara rumah ditemukan.
Bukan dengan dicari.
Melainkan dengan seseorang
yang membuat pulang
terasa mungkin.
Dan pada akhirnya,
aku sadar—
di antara begitu banyak pertemuan,
akulah yang diam-diam
menemukan rumah
di dalam dirimu.
sejak kapan.
Barangkali,
semuanya memang tidak pernah dimulai
oleh satu hari yang bisa diingat.
Kau datang
seperti siapa saja.
Tak membawa hal yang luar biasa,
tak pula menjanjikan apa-apa.
Lalu waktu,
dengan caranya yang pelan,
mengubah yang biasa
menjadi kehilangan
jika tak lagi ada.
Aku mulai menunggu
hal-hal yang tak pernah kuminta.
Sebuah kabar.
Sebuah tawa.
Atau sekadar namamu
yang muncul di antara riuh hari.
Aku tidak pernah berniat
menjadikanmu tujuan.
Namun langkah ini,
entah bagaimana,
selalu menemukan jalan
ke arahmu.
Barangkali memang begitu
cara rumah ditemukan.
Bukan dengan dicari.
Melainkan dengan seseorang
yang membuat pulang
terasa mungkin.
Dan pada akhirnya,
aku sadar—
di antara begitu banyak pertemuan,
akulah yang diam-diam
menemukan rumah
di dalam dirimu.