Puisi Puisi Septian Murival

Foto Penulis
EDITORIAL TEAM GBJ, A NEWS WRITER FOR THE CUT WHO COVERS POP CULTURE AND CELEBRITY.
JUL. 05, 2026
Main Image
Getty Image/ Special

Ada yang aneh di Ibu Kota

Sebagai mana huruf-huruf, Jakarta adalah kata-kata

Tempat dimana huruf-huruf polos disulap bergerilya

Berbaris takzim menuju ruang ganti tak bertulang

Memakai baju-baju, bersolek diri memakai gincu dari liur basi

Mereka akan dikirim ke sebuah peperangan abadi

Pertikaian tiada akhir, antara jalanan dan gedung-gedung tinggi

Jika itu terjadi, Tuhan pun tak sudi lalu memilih pergi

Segala kotoran dan aib-aib akan membanjiri

Korbannya adalah senyum-senyum dengan gigi-gigi

 

Tak lagi sama, tak lagi dikenal

Pada kolong langit dan bisingnya pergunjingan

Tutur-tutur desa yang bersahaja

Hanya tinggal dibuku pelajaran semata

Lalu terkubur sebagai fosil bersejarah yang menunggu digali

Dikenang dengan rasa takjub dan bangga

Kini, lebih dari itu

Sesuatu yang beda, semacam racun dan senjata. Kata mereka

 

Huruf-huruf di Kota, tak punya waktu berdiskusi

Dibesarkan dilingkungan penuh godaan yang sibuk sendiri

Nafsu-nafsu ria yang bertegur sapa

Pura-pura buta, sebagiannya pura-pura tuli

Menghambur dari lidah hulu lalu kehilir

Menyembur dari pikiran ke bibir-bibir

Huruf-huruf kaku tak berdaya

Kata-kata penuh kutu dan teraniaya, miskin makna

Berpikir hanya untuk hari ini dan esok lusa

Tertumpahkan ke segala penjuru, dari lantai hingga ke dermaga

 

Untuk kata-kata yang masih hijau

Kau lahir dari rahim siapa? Siapa ayah ibumu? Dari mana asalmu?

Huruf yang malang, tak ada yang peduli

Berkelanalah sesuka hati, diantara jeda dan tengah kami

Kata-kata sunyi dan menyendiri

Dipaksa membuat janji, dilain waktu menghakimi

Kau bilang ini bukan salahmu, sebab

Huruf-huruf benda mati

Kata-kata tak punya hati

 

Gagasan-gagasan mulia mengapung diselokan kota

Tak ada yang peduli,meski ada yang terbunuh dan bunuh diri

Hari ini, air mata Ibu Kota membasahi bangunan tua

Terisak-isak menangisi nasibnya

Teringat masa-masa sulit dan masih sederhana

Sebelum para pendusta dan pabrik-pabrik berkuasa

 

Susoh   01/03/2020    09:59

 


Editorial Team GBJ

EDITORIAL TEAM GBJ

Id mollitia eligendi totam et. Ut et non qui voluptatem eum. Labore cumque in praesentium aut.