© 2016 GALERI BUKU JAKARTA. ALL RIGHTS RESERVED.
 

Menyusuri La Rambla, Barcelona

BARCELONA , kota terbesar kedua di Spanyol, memiliki banyak tempat menarik untuk dikunjungi. Ibu kota daerah otonom Catalan itu terletak di tepi Laut Mediterania dan memiliki sejarah panjang.

Salah satu tempat yang menarik dikunjungi adalah kawasan La Lambla. La Rambla merupakan jalan sepanjang 1,3 kilometer yang terbentang dari alun-alun Plaza Catalunya hingga pelabuhan lama Barcelona, Port Vell.

Plaza Catalunya merupakan pusat kota yang digunakan untuk berbagai kegiatan warga. Plaza ini digunakan warga mulai sekadar berjalan-jalan hingga berdemonstrasi.

Baik warga lokal maupun turis senang menyusuri jalan yang disebut-sebut sebagai jalan paling tersohor di Barcelona ini. Di ujung jalan yang paling dekat dengan Plaza Catalunya, ada air mancur. Menurut legenda, siapa yang minum dari air mancur ini akan terus kembali ke Barcelona. Tak heran kalau banyak turis mencobanya.

La Rambla memang nyaman untuk orang berjalan kaki. Jalan ini lebar dan bagian tengahnya khusus untuk pejalan kaki. Sementara di kanan kirinya untuk jalur mobil dan motor. Semua pemakai jalan ini tertib pada jalurnya.

Jadi, tak ada motor yang nyelonong masuk ke area pejalan kaki. Sepanjang tepian jalur mobil dan motor, banyak bangunan tua. Bagian bawah bangunan pun dimanfaatkan untuk toko, restoran, sampai tempat penukaran uang.

Meski nyaman, kita harus tetap waspada saat berjalan-jalan di kawasan ini. Maklum, seperti umumnya kota besar dunia, Barcelona pun tidak bebas dari para pencopet.

Musim semi

Pada hari Minggu akhir Februari lalu, walaupun matahari bersinar, suhu Barcelona pada musim semi berkisar 9-13 derajat celsius. Meski waktu itu siang hari, bagi warga Jakarta yang biasa hidup dengan suhu 27-30 derajat celsius, Bercelona terasa dingin.

Jaket dan topi wajib kita pakai untuk menahan angin. Selain menikmati pemandangan dan bangunan tua, berjalan-jalan di La Rambla juga memberi kita gambaran gaya berpakaian warga setempat.

Sementara di kanan kiri jalur pejalan kaki terdapat kafe-kafe kecil. Mereka menggelar meja-meja dengan payung. Untuk menahan dingin, beberapa kafe menyalakan perapian kecil di antara meja-meja. Beberapa kafe menambah tenda plastik transparan untuk menahan terpaan angin.

Tidak hanya kafe, di La Rambla juga banyak pelukis yang menawarkan jasa. Hanya dalam waktu sekitar 5 menit, gambar karikatur pemesan selesai mereka kerjakan.

Kios-kios suvenir juga banyak terdapat di La Rambla. Suvenir berbentuk magnet, misalnya, dibanderol seharga 3-10 euro. Suvenir khas dari Barcelona adalah salamander gaudi. Di sini tubuh salamander yang mirip kadal itu, ditempeli mozaik berwarna-warni.

Gaudi adalah nama arsitek terkenal Barcelona. Dia antara lain membuat Parc Guell. Di taman yang dilengkapi rumah ini, terdapat salamander raksasa, makhluk rekaan Gaudi yang disebut El Drag. Bentuk inilah yang kemudian menjadi salah satu suvenir khas Barcelona.

Setelah melewati deretan kios suvenir dan menyeberang jalan kita bertemu monumen Columbus atau Mirador de Colon, dalam bahasa setempat. Christopher Columbus adalah pelaut Genoa, Italia, yang mendapatkan dukungan dari raja-raja Spanyol untuk menemukan dunia baru. Tinggi monumen ini sekitar 50 meter dengan patung Columbus di puncaknya. Di dalam monumen ini ada lift yang membawa kita melihat pemandangan kota dari puncaknya.

Pelabuhan

Hanya beberapa meter dari monumen, kita menjumpai pintu masuk ke Port Vell, yang berarti pelabuhan lama dalam bahasa Catalan. Banyak keluarga menghabiskan akhir pekan di sini bersama burung-burung camar yang beterbangan. Jembatan gantung kayu, Rambla de Mar, menghubungkan ujung La Rambla dengan Moll d’Espanya.

Di mal tersebut terdapat restoran, toko, dan akuarium air laut yang diklaim terbesar di Eropa dengan koleksi 8.000 ekor ikan. Di kawasan pelabuhan ini, kita bisa menyewa becak wisata untuk berkeliling kawasan ini. Tarif becak wisata itu sekitar 65 euro per tiga jam untuk dua penumpang.

Selain La Rambla, tempat yang ”wajib” kita kunjungi adalah Camp Nou. Inilah markas klub sepak bola Barcelona, Barca. Merek klub sepak bola Barcelona ini dianggap sebagai yang paling kuat di seantero Spanyol.

Orang asing boleh bingung letak Spanyol, tetapi ketika disebut Barca, mereka biasanya langsung paham. Kabarnya rumput di lapangan sepak bola ini sering dicuri orang untuk dijadikan jimat pendukungnya. Mungkin karena itulah, kawasan ini dijaga ketat. Pada musim dingin rumputnya ditutup, bahkan diberi penghangat agar dapat tumbuh baik.

Matahari musim semi sudah tergelincir. Perjalanan Minggu siang di La Rambla dan Camp Nou cukup menjadi alasan kita untuk kembali ke Barcelona…. (Joice Tauris Santi)

Share Post
No comments

LEAVE A COMMENT