© 2016 GALERI BUKU JAKARTA. ALL RIGHTS RESERVED.
 

Menemukan Ruang untuk Menulis

Oleh: Ginny Wiehardt

Sebagian besar kita tidak punya kemewahan memiliki ruang pribadi khusus menulis yang tak terganggu keluarga atau orang lain. Tapi, tiadanya ruang untuk menulis tak mesti membuat kita patah semangat. Dengan keinginan kuat dan sejumlah kreativitas, Anda sebenarnya mudah menemukan tempat seperti itu.

Tak punya ruang pribadi? Bikin pojokan.

Susunlah meja dan kursi untuk Anda bekerja di pojok paling sunyi dari ruang bersama di rumah Anda. Tak harus mewah–hanya tempat Anda bisa duduk dan menulis. Jika Anda punya teman sekamar atau keluarga, temukan waktu ketika mereka tidur atau pergi. Dengan itu Anda takkan
terganggu, atau memberi Anda dalih untuk berhenti menulis.

Bikin tirai visual di sekeliling ruang menulis Anda.

Kecil kemungkinan orang akan menganggu Anda dengan pertanyaan atau tuntutan jika mereka tidak melihat Anda. Sebuah tirai atau kertas karton dapat memberi privasi dan menghilangkan gangguan pandangan. Mainkan musik dengan headset atau pasang penutup kuping untuk
menghilangkan gangguan suara dari sekeliling.

Pertimbangkan bekerja di kafe atau restoran.

Anda bisa menemukan tempat terbaik untuk bekerja di luar rumah. (Terutama jika Anda memiliki anak di rumah). Pergilah pada jam-jam sepi, setelah makan siang atau sebelum makan malam. Bersikap sopan pada pemilik dan penjaga kafe, sehingga Anda akan selalu disambut baik.

Menyewa ruang kerja.

Jika Anda mampu menyewa sebuah kantor kecil atau studio, ini merupakan pilihan yang bagus. Bagi banyak penulis, memiliki kantor di luar rumah membantu mereka menganggap pekerjaan lebih serius. Sama seperti jika kita pergi bekerja.

Manfaatkan perpustakaan.

Fasilitas gratis; umumnya tenang (hindari ruang bersama, ketika orang cenderung bicara). Banyak perpustakaan membolehkan Anda ada di situ sampai tutup; dan Anda bisa menulis dikelilingi oleh buku referensibagus. Perlu apa lagi?

Kreatiflah menemukan ruang.

Ketiadaan ruang tidak harus menjadi dalih untuk berhenti menulis. Bawalah notebook dan menulislah kapan saja Anda memiliki waktu senggang–sementara menunggu janji pertemuan, di taman kota pada jam makan siang, bahkan di dalam bus, kereta atau pesawat. Anda bisa terkesima oleh betapa banyak yang Anda peroleh denganmenulis sedikit demi sedikit. Anda mungkin akan menemukan bahwa kendala hidup justru bisa menginspirasi karya tulis Anda dengan cara mengejutkan.

Share Post
No comments

LEAVE A COMMENT