Connect with us

Letter From The Editor

Setahun Galeri Buku Jakarta ; Merayakan Omong Kosong dan Gairah

You have your way. I have my way. As for the right way, the correct way, and the only way, it does not exist. And yeahhhh… Man… cannot learn to forget, but hangs on the past: however far or fast he runs, that chain runs with him.

Demikianlah kiranya seorang filsuf, pemikir, penulis dan rujukan absah pemikiran modern, Friedrich Nietzsche pernah bergumam pada suatu malam yang konon sedang gerimis di dekat rumah sakit jiwa di Berlin.

Dan…kami akan membawa serta semuanya, kegagalan dan kekonyolan beserta segenap keceriaan yang melengkapi setahun lebih Galeri Buku Jakarta mengada.

Kami tak bisa sepenuhnya eksis karena banyak kekurangan dan ketaksiapan teknis yang tak kunjung bisa diatasi. Tapi rupanya, karena apresiasi, dukungan dan semangat dari temen-temen semua, membuat kami merasakan nafsu dan gairah, maka kami memutuskan untuk melanjutkan keisengan yang serupa kerja ini bagi terus lahirnya generasi modern sastra dan kebudayaan kita. Sekecil apa pun usaha yang bisa kami lanjutkan ke depan.

Karena Galeri Buku Jakarta tak memiliki sumber pendanaan dan dukungan jaringan yang memadai, maka kami melangkah selangkah demi selangkah, jika mood sedang jelek kami duduk minum kopi sambil berpikir kita berhenti saja…. demikian dan selalu saja demikian.

Tapi tentu saja, bagaimana pun hal itu adalah keceriaan juga; bahwa paling tidak kami pernah ada dan mewujudkan apa yang dulunya cuma obrolan dan omong kosong–paling tidak sekarang kami punya temen-temen di facebook, mengelola website yang desainnya masih jelek banget, juga twitter yang cuma bunyi di malam larut itu pun terkadangs aja.

Ah tapi sekali lagi, karena ucapan dan apresiasi kalian semua rupanya membuat kami seakan bergairah, seperti memandang kejelitaan untuk pertama kalinya, maka kami putuskan untuk terus dan terus… kami akan perbaiki website kami dan menemukan rekan yang sepadan dalam imajinasi kami atas kerja kebudayaan ini, kami juga akan mempertimbangan membuat pameran cover buku klasik, pelatihan meresensi buku dan menulis cerpen seperti pernah kami adakan dengan modal nekat–dan hal-hal lain supaya korespondensi kita bisa lebih intens, konstan, dan ceria.

Hmmmm.. baiklah, sekali lagi terimkasih untuk semua atas dukungan dan apresianya. Selamat ngopi , selamat berakhir pekan dan teruslah membaca buku, karena itu bisa mengubah hidupmu. mengubah jadi lebih seksi dan cemerlang, percayalah ! Mari kita mulai sejarah kita! Dengan semangata sama sebagaimana dinyatakan Johann Wolfgang von Goethe: “The decline of literature indicates the decline of a nation.”

Salam Hormat
Sabiq Carebesth

Editor in Chief

 

Classic Prose